PENGADILAN TINGGI AGAMA JAYAPURA GELAR PELATIHAN PENULISAN BERITA PERADILAN GUNA TINGKATKAN KUALITAS INFORMASI WEBSITE

Timika | 23 Juli 2025
Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jayapura menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Singkat: "Teknis Penulisan Berita Peradilan pada Website" pada hari Rabu, 23 Juli 2025 secara Hybrid. Kegiatan yang ditujukan bagi seluruh aparatur peradilan di bawah wilayah hukumnya ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Drs. H. Rusman Mallapi, S.H., M.H. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pegawai dalam menyajikan informasi peradilan secara faktual , akurat , dan mudah diakses publik melalui situs web resmi, sejalan dengan tujuan penulisan berita kehumasan pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
Dalam sambutannya saat membuka acara, Drs. H. Rusman Mallapi, S.H., M.H., menekankan pentingnya peran strategis website sebagai wajah pengadilan di era digital. Beliau menegaskan bahwa berita yang disajikan di website bukanlah sekadar laporan kegiatan, melainkan merupakan cerminan transparansi dan akuntabilitas lembaga di mata publik. Oleh karena itu, penguasaan kemampuan menulis berita yang sesuai dengan kaidah kehumasan dan jurnalistik dinilai sebagai hal yang cukup penting bagi aparatur peradilan.

Untuk membangun pemahaman yang kokoh, sesi pertama pelatihan difokuskan pada landasan teoretis melalui materi "Teknik Penulisan Berita pada Website". Dalam sesi yang dibawakan oleh Dewi Anggraeni, S.IP., M.A. ini, para peserta dibekali pengetahuan esensial tentang kaidah penulisan berita pemerintah. Topik-topik krusial seperti struktur penulisan berita , pemilihan gaya bahasa yang tepat dan jelas , serta kepatuhan terhadap etika kehumasan dibahas secara mendalam.
Tidak berhenti pada teori, sesi kedua pelatihan langsung menguji kemampuan peserta dalam sesi "Praktik Penulisan Berita". Pada tahap ini, peserta dari satuan kerja menerapkan pengetahuan yang baru diperoleh dengan menyusun berita berdasarkan tema peradilan aktual dalam tiga hari terakhir. Proses ini ditutup dengan evaluasi mendalam oleh DR. H. Amam Fakhrur, S.H., M.H., yang meninjau setiap berita dan memberikan umpan balik konstruktif, khususnya terkait penyusunan informasi secara baik dan runtut sesuai dengan kaidah penulisan berita.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan seluruh pengadilan agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Jayapura dapat secara konsisten menghasilkan berita-berita peradilan yang lebih informatif, profesional, dan berkualitas. Peningkatan kompetensi ini menjadi langkah strategis sebagai tindak lanjut untuk memperkuat citra positif lembaga dan menumbuhkan kepercayaan publik pada institusi peradilan. ALP
